
Manusia Beo
“Novel ini sekilas bagai kisah kebun binatang. Setelah dibaca, kerap berisi perenungan tak terduga dan luar biasa dari ragam kenyataan yang tampak biasa. Daya berkisahnya lihai menggali dan menghidupkan makna terpendam.”—Binhad Nurrohmat.
| Title | Manusia Beo |
|---|---|
| Author | M Alfan Alfian |
| ISBN | 978-6-020-96730-1 |
| Edition | |
| Genre | Novel |
| Page | 356 |
| Year | 2019 |
Book Description
Bagaimana jika ketika terbangun dari nyenyak tidur panjangmu, kau menemukan dirimu ternyata sudah berupa seekor burung beo, kaget? Itu barangkali sudah lebih lumayan bagus ketimbang misalnya kau dikutuk menjadi seekor kecoa seperti fiksi buku Kafka. Dalam kondisimu sebagai seekor beo, merambah wilayah-wilayah yang tak pernah kau bayangkan, apa jadinya? Seribu satu kemungkinan: bagaimana kalau kau ada di suatu negeri yang jumlah partai politiknya sebanyak rakyatnya? Apakah kau bisa terpilih, manakala semua orang bisa jadi kandidat dalam pilpresnya? Kalau kau pegang kekuasaan, bagaimana jadinya?
Novel ini bagai mimpi, sebagai suatu dongeng berliku-liku menembus akal dan terpental ke lintasan khayalan kemanusiaan.
“Novel ini sekilas bagai kisah kebun binatang. Setelah dibaca, kerap berisi perenungan tak terduga dan luar biasa dari ragam kenyataan yang tampak biasa. Daya berkisahnya lihai menggali dan menghidupkan makna terpendam.”—Binhad Nurrohmat.
Penyair “Novel ini terbilang langka. Ditulis dengan cara berbeda. Penulisnya yang pengamat politik ini, berusaha akrab dengan dunia binatang, menyindir perilaku manusia yang seringkali nyinyir dan merendahkan diri sendiri.” —JabarToday.com
Rating Information
Related Books
Original Works
Pro Editing
Premium Print
Author First
Discover Our Latest Books

Kaum Muda dan Konflik Partai Golkar

Islam, Pancasila, dan Geliat Demokrasi di Indonesia

Militer dan Politik di Turki: Pergeseran Politik dan Terpinggirnya Militer Pasca AKP

Rashomon Dalam Labirin Politik Indonesia

Istanbul : Kota Sejarah dan Geliat Turki Modern


